Blora - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 19 Universitas Sebelas Maret (UNS) mengenalkan pemanfaatan sekam padi menjadi briket bioenergi kepada warga Dusun Bergolo, Desa Bergolo, Kabupaten Blora, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan sosialisasi tersebut digelar di salah satu rumah warga dan diikuti sejumlah ibu-ibu, termasuk Lurah Desa Bergolo, sebagai bagian dari upaya mahasiswa memperkenalkan pemanfaatan limbah pertanian menjadi bahan bakar alternatif yang dapat digunakan masyarakat.
Sebelum sosialisasi dimulai, mahasiswa KKN menyiapkan contoh briket berbahan sekam padi yang telah melalui proses pengarangan. Contoh tersebut digunakan sebagai media demonstrasi agar warga dapat melihat secara langsung hasil akhir pengolahan sekam sebelum mengikuti praktik pembuatan.
Mahasiswa kemudian menjelaskan tahapan pembuatan briket, mulai dari proses pengarangan sekam padi, penghalusan dan penyaringan arang, hingga pencampuran dengan tepung tapioka sebagai bahan perekat.
Adonan tersebut selanjutnya dicampur menggunakan air dengan takaran yang disesuaikan, kemudian dicetak dan dipadatkan hingga membentuk briket yang siap melalui proses pengeringan.
Setelah mendapatkan penjelasan dan demonstrasi, warga langsung mempraktikkan proses pembuatan briket dengan didampingi mahasiswa KKN Kelompok 19 UNS. Pendampingan dilakukan mulai dari pencampuran bahan, pembentukan adonan, hingga proses pencetakan agar briket memiliki bentuk yang padat dan tidak mudah retak.
Mahasiswa KKN mengatakan sosialisasi tersebut menjadi salah satu upaya memperkenalkan pemanfaatan sekam padi yang selama ini berpotensi menjadi limbah pertanian di lingkungan masyarakat.
Pemanfaatan sekam menjadi briket diharapkan tidak hanya membantu mengurangi limbah pertanian, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan bahan lokal sebagai sumber energi alternatif yang memiliki nilai guna dan berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Kegiatan ditutup setelah warga menyelesaikan praktik pembuatan briket. Mahasiswa KKN Kelompok 19 UNS berharap keterampilan yang diperoleh warga dapat dikembangkan secara mandiri dengan memanfaatkan ketersediaan sekam padi di lingkungan sekitar.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian pengabdian KKN UNS Kelompok 19 di Desa Bergolo melalui kegiatan edukasi yang diarahkan pada pemanfaatan potensi lokal dan penguatan keterampilan masyarakat.**Team Website.